Dalam rangka memperingati bulan muharram, seluruh civitas akademika MTsN 19 Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan santunan anak yatim yang diawali dengan pembacaan yasin, tahlil, dzikir, dan doa. Kegiatan santunan ini dimulai pukul 07.00 bertempat di masjid Miftahul Falah MTSN 19 Jakarta Selatan.

Selesai pembacaan yasin, acara selanjutnya yaitu sambutan yang disampaikan oleh kepala madrasah, Ibu Vera Kusmayanti. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan sekolah harus berdasar pada niat dari dalam diri masing-masing. Selain itu, beliau menekankan kepada para siswa agar menjadi siswa berakhlakul karimah yang tidak tergilas oleh perkembangan zaman, sesuai dengan tema yang diusung oleh MTSN 19 Jakarta Selatan, one student, one achievment. Maka diharapkan setiap siswa dapat meraih prestasinya apapun bidangnya.

“Semoga di tahun baru ini prestasi siswa/i mtsn 19 semakin berkibar. Ingat motto kita one student one achievement. Apapun lombanya ayo kita berprestasi! Kuatkan ikhtiarnya, Jangan pesimis harus optimis!” ucap beliau di penghujung sambutannya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh ketua OSIS MTSN 19 Jakarta, Sultan Daffa Fauzi. Kak sultan mengucapkan terima kasih pada segenap panitia yang turut menyukseskan acara ini. Acara selanjutnya yaitu Mauidzah Hasanah yang disampaikan oleh Ust Ohan Jauhari dengan tema Memuliakan Muharram. Muharram adalah bulan yang diistimewakan oleh Allah swt. Rasullah bersabda “semulia-mulianya bulan setelah ramadhan adalah muharram”.

Jika dikaitkan dengan sejarah, penetapan bilangan Tahun Hijriyah di mulai & di prakarsai pada masa pemerintahan Umar Ibnu Khathab yg mana penetapan berdasarkan pristiwa Hijrah nya Nabi SaW dari Mekah ke madinah selain dari banyaknya peristiwa-peristiwa lain juga seperti kelahiran Nabi, Fathul Makkah dll. Tapi memang karena hijrah adalah peristiwa yang sangat luar biasa dalam perkembangan Dakwah Nabi dan Penyebaran Ajaran Islam.

Serta pada masa jahiliyah pun sudah di kenal 12 bulan hijriyah tersebut, tapi nama awal bulan Shafar adalah ketika islam masuk maka di ganti dengan penamaan Syahrullah (Muharaam) bulan yg dimuliakan dan di haramkan melakukan kemaksiatan apalagi pembunuhan.

Lalu bagaimana kita menyikapi perubahan tahun ini? Esensi dari pergantian tahun sesungguhnya adalah sebagai berikut:

1. Berintrospeksi diri bahwa jatah umur kita sudah berkurang maka mari kita tingkatkan ibadah-ibadah kita di tahun baru ini.

2.Bagaimana kita senantiasa menata kehidupan kedepan.

seperti dalam firman Allah dalam Q.S. Al-Hasyr ayat 18 : “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan”

3. Memperbaiki akhlak dengan akhlakul karimah.

Mari kita berubah! apapun yg belum baik dari diri kita di tahun lalu, mari kita perbaiki di tahun ini. Semoga mtsn 19 makin berprestasi, semakin bangga dan berjaya. Karena kemarin kenangan, hari ini kenyataan, dan besok adalah harapan.

Kemudian acara ditutup dengan penyerahan santunan kepada 12 siswa MTsN 19 Jakarta yang diberikan langsung oleh dewan guru kepada siswa/i yang berhak menerimanya. Semoga dengan santunan ini dapat menambah amal ibadah kita semua dan terpupuknya rasa saling tolong menolong sesama manusia.

By mtsn19

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *